Perenungan dari Ibrani 1 : 1 – 6; Nas ayat 3a
• Cahaya sangat berguna ketika ruang gelap gulita. Kedatangan Yesus dimetaforkan (baca: digambarkan) dengan cahaya. Artinya peristiwa kelahiran Yesus merupakan tonggak baru dalam sejarah kehidupan manusia bahwa manusia yang berada dalam “kegelapan”, manusia tidak jelas masa depannya sudah diterangi dan diperjelas dengan kedatangan Kristus. Oleh karena itu sekarang hidup manusia arahnya menjadi jelas dan terang (menuju pada pendamaian Allah dan kemuliaan Allah).
• Yesus merupakan gambar wujud Allah. Artinya bahwa dalam diri Yesus Kristus itulah keberadaan Allah yang sesungguhnya. Yesus mau merendahkan diri menjadi sama dengan kita; demikianlah kasih Allah kepada manusia tanpa memperhatikan keberadaanNya yang transenden dan mulia demi keselamatan manusia.
• Jika kita mengaku murid dan pengikut Yesus apakah kita benar-benar mau diterangi Yesus? Apakah kita juga sudah meneladan Yesus dalam kehidupan kita?
Post a Comment