Penyejuk Iman
GKJ Danukusuman Surakarta www.gkj-danukusuman.co.cc

Maaf, tidak ada waktu

Perenungan dari Daniel 6 : 1 - 12

Apakah anda merasa bahwa sekarang ini waktu berjalan dengan begitu cepat ? Pada pagi hari kita merencanakan untuk melakukan ini dan itu selama sehari, namun ternyata jam berjalan dengan begitu cepatnya dan pagi telah berganti dengan malam. Pekerjaan yang kita rancang bakal selesai hari ini ternyata terpaksa tertunda dan di selesaikan besok. Semuanya berjalan dengan cepat dan membutuhkan alokasi waktu yang tidak sedikit. Bahkan, sampai – sampai kita melupakan Tuhan.
Kesibukan yang begitu padat dalam kehidupan kita sehari – hari, kadangkala membuat kita harus selektif di dalam memilih kegiatan apa yang harus kita lakukan. Kesibukan yang begitu padat juga membuat kita harus memanfaatkan waktu dengan sebaik – baiknya untuk melakukan segala pekerjaan kita. Jika tidak demikian, maka kita perkirakan semuanya tidak akan selesai pada waktunya dan kita semakin kerepotan.
Daniel yang menjadi tokoh dalam perikop ini, dapat dikatakan sebagai orang yang sibuk. Betapa tidak, ia adalah seorang pejabat negara yang harus memberi pertanggungjawaban kepada raja supaya tidak dirugikan ( ayat 3 ). Pastilah kesibukannya luar biasa banyak. Walaupun demikian, di tengah segala kesibukannya, ternyata Daniel tetap membiasakan diri untuk menyediakan waktu bertemu dengan Tuhannya. Tiga kali sehari ku berlutut, berdoa serta memuji Allahnya ( ayat 11 ). Hal ini dilakukannya tentu karena Daniel menyadari benar bahwa kekuatan yang sejati datangnya dari Allah.
Sebagai manusia, kesibukan adalah sudah menjadi bagian di dalam hidup kita. Namun kita harus ingat bahwa kesibukan tidak dapat dilakukan terus menerus, kita membutuhkan istirahat yang cukup untuk memulihkan stamina kita. Rohani kita butuh istirahat dari segala macam kesibukan agar dapat mengganti semangat yang lesu dengan semangat yang baru. Itu semua bisa di dapat jika kita menyediakan waktu untuk bertemu dengan Tuhan, dalam waktu saat teduh dan dalam waktu doa kita. Ingatlah jangat sampai di akhir hidup kita Sang Penjunan Agung berkata kepada kita “ Maaf, tidak ada waktu. “
0 comments:

Post a Comment

Tempat mengakses ayat-ayat yang terdapat di dalam Renungan.
Versi Terjemahan Kitab Pasal Ayat  
: -

Followers

Blogumulus by Roy Tanck and jide-theater

By Komisi Multimedia

Post recent