Penyejuk Iman
GKJ Danukusuman Surakarta www.gkj-danukusuman.co.cc

“ Harapan Baru “


Saat kita sedang hanyut dalam kesedihan yang mendalam, biasanya kita kurang mampu untuk berfikir secara jernih. Saat itu pikiran kita hanya dihiasi oleh suasana-suasana atau peristiwa-peristiwa yang membuat kita terkenang kembali akan kejadian yang telah lampau. Masa kebersamaan murid-murid bersama Tuhan Yesus, adalah merupakan masa-masa yang menyenangkan. Saat Yesus mengajar, menasehati, menyembuhkan orang sakit, membuat mujizat dan lain sebagainya, adalah merupakan masa-masa yang tidak pernah terlupakan. Para murid memiliki harapan, bahwa Yesus Kristus yang bagi para murid adalah Tuhan, akan menjadi Raja dan merubah hidup mereka kearah yang lebih baik.
Tetapi sayang harapan yang begitu indah akhirnya harus sirna. Sang Juru Selamat yang selama ini mereka agungkan ternyata harus mati diatas kayu salib. Kini tinggallah kesedihan yang mendalam dan kekecewaan yang menghiasi hati para murid.
Apabila kita membaca Firman Tuhan yang terambil dari lukas 24:13-35, maka kita akan melihat, bahwa kesedihan akan kematian Yesus Kristuspun juga dialami oleh dua orang murid yang sedang pergi kesebuah kampung yang bernama Emaus. Dimana saat terjadi penampakan mereka sama sekali tidak mengenal sosok Yesus Kristus yang ada bersama-sama dengan mereka sepanjang perjalanan. Seolah-olah ada sesuatu yang menghalangi mata mereka (ayat 16). Ingatan mereka mulai terbuka dan mengenal Tuhan Yesus kembali saat Tuhan Yesus duduk makan dengan mereka, mengambil roti, mengucap berkat, lalu memecah-mecahkannya dan memberikannya kepada mereka. Saat itu mereka mulai teringat akan saat-saat terakhir mereka bersama dengan Tuhan Yesus. Dari peristiwa ini, kita dapat menyimpulkan, bahwa kebangkitan Kristus dari kematian sebetulnya akan membawa perubahan yang besar didalam hidup kita. Kesedihan akan lenyap, didepan kita muncul pengharapan yang baru akan hidup yang kekal. Kebangkitan Kristus adalah kritik Allah terhadap faham yang mengatakan bahwa hidup ini hanya sekali. Ternyata dengan kebangkitanNya, Ia menyatakan bahwa kehidupan baru akan muncul setelah kematian. Untuk itu bagi kita yang hidup pada masa ini, diingatkan kembali “Berdirilah teguh, jangan goyah,dan giatlah selalu dalam pekerjaan Tuhan! Sebab kamu tahu bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan, jerih payahmu tidak akan sia-sia.
0 comments:

Post a Comment

Tempat mengakses ayat-ayat yang terdapat di dalam Renungan.
Versi Terjemahan Kitab Pasal Ayat  
: -

Followers

Blogumulus by Roy Tanck and jide-theater

By Komisi Multimedia

Post recent