Perenungan dari Kejadian 1 : 8 - 15 (Nas Kejadian 1 : 15).
BBM langka… BBM langka. Fenomena ini cukup menghebohkan rakyat Indonesia. Kata Koes Plus dalam lagunya: orang bilang tanah kita tanah surga, tempat batu dan kayu jadi tanaman. Tapi sayang suasana surgawi yang demikian belum bisa menyejahterakan rakyat Indonesia.
Ini baru masalah BBM. Mungkin besok pagi kita harus matikan listrik mulai jam 09.00 sampai jam 18.00 WIB (karena PLN tidak mampu menyediakan daya listrik). Mungkin besok pagi kita dijatah air dari PDAM 2 genthong (karena sumber air kering). Mungkin besok pagi kita import beras dari negara lain (karena sawah sudah menjadi pabrik). Dan kemungkinan-kemungkinan yang lain, yang masih bisa terjadi dalam kehidupan kita. Mengapa bisa terjadi demikian?
Jika kita perhatikan Kej. 1:8-15 betapa Allah membuat sebuah taman yang sangat indah bagi manusia, dimana taman itu berisi: tumbuhan berbagai jenis untuk makanan manusia (ay. 9), air sebagai sumber kehidupan manusia (ay. 10-11, 13-14), emas untuk menunjang kehidupan manusia (ay. 12).
Kemudian Allah menempatkan manusia di dalamnya dan diperintahkan untuk mengusahakan (ay. 15). Kata mengusahakan artinya manusia diberi wewenang untuk mengolah, memanfaatkan sumber daya alam ciptaan Allah itu untuk kebutuhan dan kelangsungan hidup manusia. Jelas sekali bahwa mulai jaman Adam-Hawa sampai sekarang, kita sudah mengusahakan alam semesta ini. Jadi kita sudah melakukan kehendak Allah tersebut. Tetapi ingat, manusia juga diberi tugas untuk memelihara taman itu (ay. 15). Kata memelihara artinya manusia diberi tugas untuk melestarikan sumber daya yang diberikan Allah tersebut. Memelihara bukan berarti meng-ekploitasi, mengambil sebanyak-banyaknya, menghabiskan dan merusak sumber daya alam itu demi “kesenangan” manusia semata. Inilah tugas terberat yang ditanggung manusia dalam kehidupannya.
Perenungan bagi kita, apakah kita sudah melakukan tugas Allah untuk memelihara alam ini? Bukankah sering kali kita ikut-ikutan dunia yang meng-eksploitasi bahkan merusak alam ini? Mari kita gunakan sisa hidup kita untuk melestarikan alam ini sebagai taman kehidupan yang indah bagi kita.
Post a Comment